KODE TLU 340-KERIS LAJER TILAM UPIH SEPUH-DWI PAMOR

Keris Lajer Tilam Upih
Pamor Dwi Warno
Jung Isi Donya-Junjung Drajad Tiban
Est. Tangguh/Kecurigaan Mataram Blak Mojopahit
 Deder Kemuning Lamen
Mendak Meniran Perak Lamen
Warangka Solo Gayaman Kayu Timoho Mulas Lamen
Pendhok Blewah Mamas Lamen
Kesan Karakter Fisik : Wingit-Merbawani (Angker Berwibawa), Sinatriyo (Ksatriya)

(Luar Jawa Tambah Ongkos Kirim)

Ancas/Misi Spiritual Empu Menilik Dari Dhapur dan Pamor
Iktisar Simbolisasi:

Jenis Lajer
Keteguhan dan Kegigihan, Pantang Menyerah

Dhapur Tilam Upih
Dalam bahasa Jawa Kuno, Tilam berarti peraduan, Upih adalah ujung daun, juga berarti kelopak. Secara simbolisasi dari pengharapan akan sang empu, yang menginginkan bahwa pemegang pusaka dapat mendapatkan ketenangan, ketentraman, kesabaran (ujung daun=pupus daun) memupus segala dur angkara yang juga menahan hawa nafsunya, kelopak daun merupakan simbolisasi dari menjaga/proteksi sehingga tercipta rasa aman dan tentram.

Pamor Jung Isi Donya
Terkait dengan simbolisasi kemakmuran, perdagangan yang sukses dan menumpuk kekayaan. Jung yang secara harafiah berarti adalah kapal dagang Tiongkok dan isi donya berarti berisi harta dunia.

Pamor Junjung Drajad Tiban
Pamor terjadi karena kebetulan dan tidak direncanakan.  Dulu pamor tiban dipercaya sebagai anugrah Tuhan YME. Pamor Junjung Drajad terkait dengan simbolisasi pencapaian kedudukan, jabatan, derajad, pangkat.














0 Response to "KODE TLU 340-KERIS LAJER TILAM UPIH SEPUH-DWI PAMOR"

Post a Comment